Melesat Bak Peluru: Muhammad Yazid Anwar, Siswa MAN 1 Tasikmalaya yang Siap Taklukkan PORPROV 2026!

Melesat Bak Peluru: Muhammad Yazid Anwar, Siswa MAN 1 Tasikmalaya yang Siap Taklukkan PORPROV 2026!

TASIKMALAYA – Nama Muhammad Yazid Anwar kini tengah menjadi perbincangan hangat di kancah atletik Jawa Barat. Siswa kelas XII.9 MAN 1 Tasikmalaya ini membuktikan bahwa status pelajar bukanlah penghalang untuk menjadi atlet elit. Lewat rentetan prestasi gemilang, Yazid resmi mengamankan tiket menuju pesta olahraga terbesar di tanah Pasundan, PORPROV 2026.

Dominasi di Lintasan: Dari Komunitas hingga Prestasi

Ketangguhan Yazid di lintasan lari bukan datang secara instan. Sebelum melangkah ke level provinsi, ia telah lebih dulu "membersihkan" podium di berbagai ajang bergengsi. Konsistensi performanya membuat banyak pengamat atletik mulai melirik pemuda berbakat ini.

Beberapa torehan tinta emas yang berhasil diraihnya antara lain:

  • Juara 1 Look At Me Run: Tampil perkasa dengan finis di posisi terdepan, meninggalkan deretan pelari berbakat lainnya dalam lomba yang menuntut ketahanan fisik ekstra.
  • Juara 2 Laksana Community Run: Membuktikan daya saingnya di level terbuka dengan meraih podium di tengah kepungan pelari dari berbagai daerah.

Prestasi yang paling prestisius datang saat Yazid dinyatakan lolos Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) 2026 cabang olahraga atletik. Ini adalah pencapaian luar biasa bagi seorang atlet tingkat pelajar, karena ia akan segera bersaing dengan atlet-atlet terbaik se-Jawa Barat.

Dibalik kesuksesannya, ternyata ada kedisiplinan yang luar biasa. Di saat rekan sejawatnya mungkin masih terlelap, Yazid sudah memacu napasnya di lintasan.

"Lolos ke PORPROV adalah impian setiap atlet daerah. Ini adalah hasil kerja keras, latihan subuh setiap hari, dan dukungan penuh dari sekolah serta pelatih," ungkap Yazid penuh semangat.

Pihak MAN 1 Tasikmalaya tak mampu menyembunyikan rasa bangganya. Sebagai siswa kelas XII yang tengah menghadapi kesibukan akademik, Yazid dianggap sebagai teladan dalam manajemen waktu dan mentalitas juang.

"Kami sangat bangga. Yazid membuktikan bahwa madrasah bukan hanya tempat mencetak prestasi keagamaan, tapi juga panggung bagi lahirnya atlet-atlet nasional," ujar salah satu perwakilan civitas akademika.

Kini, fokus utama Yazid adalah mematangkan persiapan fisik dan mental demi target yang lebih besar: Medali Emas PORPROV 2026. Dukungan dan doa terus mengalir bagi sang "Peluru" dari MAN 1 Tasikmalaya untuk mengharumkan nama daerah di kancah provinsi.

(Penulis: Neng Irma)